5 Tanda Ponselmu Sudah Merampas Kualitas Hidup

Gaya hidup masa kini membut kita hampir mustahil menjauh dari ponsel. Ini terjadi hampir pada setiap masyarakat di dunia.

Hipnoterapis dan pakar kecemasan di Calmer You sekaligus penulis The Anxiety Solution, Chloe Brotheridge mengatakan bahwa mengecek ponsel adalah hal menimbulkan kecanduan.

Kita akan terikat dengan setiap informasi yang kita dapatkan lewat pesan elektronik atau berita-berita yang ada.

“Terus-menerus melihat ponsel itu artinya kita tidak pernah benar-benar istirahat,” ujar Chloe.

Penggunaan ponsel memang sering dikaitkan dengan masalah kecemasan. Tapi, ada beberapa hal yang mungkin belum kita ketahui soal dampak penggunaan ponsel terhadap kesehatan mental.

Apa saja kah dampaknya dan ciri-ciri orang yang sudah kecanduan ponsel?

1. Memengaruhi Pola Tidur

Kurang tidur adalah gejala umum kecemasan. Banyak dari kita yang menggunakan ponsel sebagai alarm.

“Itu berarti ponsel ada di sebelah kita sebelum tidur dan saat kita bangun. Membuat kita tergoda untuk mengecek ponsel sebelum tidur dan saat bangun,” kata dia. Akibatnya kita menjadi kurang tidur, atau kualitas tidur berkurang.

Chloe menilai beberapa aktivitas menggunakan ponsel bukan lah hal yang baik untuk mengakhiri dan memulai hari. Seperti mengecek surat elektronik yang masuk atau mengecek selfie para blogger di media sosial.

Ia pun menyarankan setiap orang memiliki jam alarm khusus dan dan menyediakan waktu tanpa ponsel.

2. Polusi Suara

Ponsel akan berbunyi sangat sering jika kita mengaktifkan notifikasi suara, misalnya untuk pesan masuk, telepon, unggahan Facebook, Instagram, dan lainnya.

Pada banyak orang, bisa jadi itu merupakan suara yang biasa sehingga tidak dianggap mengganggu. Tapi kebanyakan pengguna pasti akan melihat pesan apa yang ditimbulkan dari suara tadi. Hal itulah yang mengganggu kualitas hidup.

READ  8 Aroma yang Bisa Bikin Bahagia

Chloe pun meminta agar notifikasi dimatikan agar hal itu tak mengganggu kita.

“Pada titik tertentu, update yang tak kunjung berhenti akan melelahkan dan mereka yang mengalami kecemasan akan mendapatkan gejala yang lebih hebat,” ujar Chloe.

3. Ketergantungan

Mungkin kita tak ingat kapan terakhir melakukan hal-hal secara manual tanpa ponsel. Seperti melihat peta, memesan tiket perjalanan, atau memesan ojek dan taksi dengan telepon biasa.

Kebiasaan ini membuat kita merasa ketergantungan dengan ponsel. Kita bahkan bisa saja merasa cemas saat baterai ponsel kita lemah atau merasa tak berdaya tanpa ponsel.

Faktanya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa banyak anak-anak muda menunjukkan tanda-tanda signifikan dari stres dan mengalami pola detak jantung sama seperti mereka yang memiliki penyakit traumatis saat dijauhkan dari alat-alat teknologi.

4. Kabur dari Kenyataan

University of Illinois pada 2016 lalu mengungkapkan bahwa mahasiswa mereka yang menggunakan ponsel sebagai alat untuk lari dari kenyataan pada umumnya memiliki masalah kesehatan mental. Termasuk deresi dan kecemasan.

Kecenderungan ini lebih tinggi terjadi pada mereka ketimbang mahasiswa lainnya yang menggunakan ponsel hanya untuk mengusir kebosanan.

Motivasi penggunaan ponsel untuk online sangatlah krusial. Oleh karena itu, coba lah pikirkan apa yang membuatmu sangat ingin mengakses Instagram, atau media sosial lainnya.

Apakah Kamu hanya mu membandingkan dirimu dengan yang lain? Ataukah Kamu menghindari problem dunia nyata?

Semakin banyak pertanyaan yang muncul dan terjawab, maka akan semakin jelas hubungan ponsel dengan kecemasanmu.

5. Tidak Pernah Mematikan Ponsel

Rata-rata pengguna ponsel di Inggris mengecek ponsel mereka 28 kali sehari. Ini berarti lebih dari 10 ribu kali dalam setahun.

Sangat penting untuk beristirahat dari kegiatanmu dengan ponsel. Chloe nenyarankan untuk meletakkan ponsel di ruangan lain dan menaruhnya di bawah kursi atau benda lainnya. Ini akan membuat kemungkinan kita mengecek ponsel lebih kecil.

READ  Apa yang Harus Dilakukan Saat Kesepian?

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa berhenti mengakses Facebook dalam seminggu saja bisa meningkatkan kadar bahagia seseorang.

Jadi, coba lah melakukn hal ini pada kehidupanmu karena mungkin saja membawa dampak yang besar terhadap mood dan lainnya.

Nabilla Tashandra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *