6 Langkah Dorong Anak Gemar Membaca

Berapapun usia anak Anda, tidak pernah ada kata terlambat untuk mengembangkan cinta membaca buku kepadanya. Buat langkah-langkah kecil, namun signifikan ke arah yang benar sehingga membuatnya tertarik.

Di zaman modern dengan teknologi maju, mungkin sebagian besar orang tua juga kesulitan mengembangkan minat membaca buku. Dan untuk mengajari anak agar dapat cinta membaca, maka bisa dimulai dari orang tua yang kerap memegang buku.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua dilansir dari laman The Indian Express:

Perkenalkan Semenjak Kecil

Ada sejumlah besar buku yang tersedia yang dapat dinikmati bayi atau balita, buku kain, buku bertekstur, buku-buku papan atau buku-buku tahan air untuk dimainkan ketika mereka sedang mandi. Masing-masing buku ini memberikan pengalaman yang menstimulasi untuk anak dan memperkenalkannya ke dunia buku dengan cara yang menyenangkan dan menarik. Saat ia semakin tua, perkenalkan dia untuk menggambar buku atau cerita lucu.

Baca dengan Keras

Sisihkan 10 menit dari jadwal harian Anda untuk membaca. Cerita pengantar tidur biasanya berhasil membawanya ke tempat tidur tepat waktu, serta memperkenalkannya ke dunia imajinasi. Biarkan dia memilih cerita setiap malam. Jangan terkejut jika dia memilih cerita yang sama berulang kali, karena anak-anak suka pengulangan. Ubah suara Anda menjadi singa yang mengaum atau tikus melengking bernada tinggi.

Kelilingi Anak dengan Buku

Jangan beli buku dan simpan di rak tinggi yang tidak bisa dijangkau. Anak Anda harus dapat melihat dan menyentuh buku setiap kali dia memilih. Jaga buku-buku ini sejajar dengan mata. Jika Anda memiliki ruang, buat sudut baca untuknya.

Jadilah Teladan

Tidak masalah jika Anda membaca novel Dewi Lestari terbaru atau jika Anda membaca buku sejarah. Selama Anda memiliki buku di tangan, anak Anda akan merasa terdorong untuk mengambil buku sendiri. Temukan seorang penulis atau genre yang Anda sukai, dan luangkan waktu untuk membaca sendiri juga.

Tingkatkan Kosa Katanya

Mainkan permainan kata dengannya. Gunakan kata-kata deskriptif dalam bahasa sehari-hari Anda. Semakin banyak kosakata yang Anda gunakan saat berbicara dengannya, semakin besar kata-kata yang akan ia miliki ketika ia akhirnya mulai membaca. Kemudian, ketika menemukan sebuah kata, dia akan tahu apa artinya ketika telah mendengarnya sebelumnya.

Jangan Berhenti Membaca untuk Anak

Begitu seorang anak belajar membaca, orang tua cenderung berhenti membaca keras kepada mereka. Ubah buku yang Anda baca kepadanya. Pilih buku yang sesuai dengan usia, dan gunakan ritual cerita tidur Anda untuk membacakan sebuah bab untuknya. Imbaulah dia untuk membaca bab berikutnya, dan memberi tahu Anda apa yang terjadi.

Rossi Handayani

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *