xcrucks

6 Hal Ini Bisa Bikin Anda tidak Disukai

Hal sepele bisa membuat seseorang tak disukai atau buruk citranya dalam pergaulan. Jika tak mau itu terjadi, hindari melakukan tujuh kebiasaan berikut, seperti dilansir Indetendent.co.uk.

Keseringan Unggah Foto

Studi ilmiah mengungkap, rata-rata orang tak terlalu respek pada pengguna media sosial yang mengunggah foto pribadi dengan jumlah berlebihan. Walaupun berbagi adalah hal positif, jangan sampai sesuatu yang Anda unggah melukai perasaan orang lain atau terkesan pamer.

Membahas hal yang Terlalu Pribadi

Sahabat memang tempatnya curhat, tapi jangan gemar mengumbar hal yang terlalu personal di awal hubungan pertemanan. Studi yang dilakukan Susan Sprecher dari Illinois State University menyarankan untuk berbagi hal sederhana terlebih dahulu seperti hobi atau kenangan masa kecil.

Tidak Terbuka

Tak ada gunanya menyembunyikan emosi atau tidak mengutarakan pendapat yang sebenarnya dalam percakapan. Ini malah bisa jadi pencetus yang membuat Anda dianggap pribadi ‘palsu’ yang tidak bersikap natural.

Selalu Bilang Ya

Anda mungkin berpikir bisa memenangkan hati banyak orang dengan selalu berbuat baik tanpa pernah berkata tidak. Faktanya, studi oleh Washington State University pada 2010 menunjukkan, mereka yang bersikap begitu dianggap tidak punya pendirian atau menyimpan motif khusus.

Terlalu Merendah

Rendah hati adalah hal yang baik, tapi terlalu merendah dengan menjelekkan diri sendiri justru tak dianjurkan. Sebab, mereka yang melakukan self-criticism berlebihan terkesan tidak menghargai diri sendiri dan terlalu fokus pada kelemahan.

Grogi dan Berkeringat

Studi oleh Monell Chemical Senses Center pada 2013 menunjukkan bahwa setiap orang suka menilai mana pribadi yang kompeten, percaya diri, dan terpercaya dari bau keringat. Orang yang tercium mengeluarkan ‘keringat grogi’ cenderung dicap kurang positif, jadi ada baiknya Anda selalu menggunakan deodoran saat berjumpa orang lain.

Shelbi Asrianti

Tetap Belajar Meski Jadwal Kerja Super Sibuk

Karier Anda terus bergulir dan 24 jam seakan tak cukup untuk bekerja. Anda tak bisa lagi melakukan banyak hal untuk diri sendiri sebelum dan sesudah bekerja.

Ketika itu terjadi, hal-hal yang dahulunya penting kini menjadi angin lalu, termasuk belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Berikut adalah tips super supaya Anda tetap bisa belajar di tengah padatnya jadwal kerja, dilansir dari The Muse, Sabtu (20/4).

 1. Intip YouTube

Pekerja manapun pasti sempat membuka YouTube di tengah padatnya rutinitas. Lakukan sesuatu yang menarik untuk subyek pekerjaan Anda. Ada banyak YouTuber berbagi berbagai pengetahuan.

Banyak keterampilan bisa Anda dapatkan secara gratis di dunia maya ini. Seberapa serius Anda mengikuti instruksi para YouTuber itu? Semua terserah pada Anda.

Anda mungkin bisa mempertajam keterampilan Exel, Photoshop, dan berbagai program yang diperlukan dalam pekerjaan Anda sehingga pekerjaan yang berat pun bisa terasa ringan. Carilah kredibilitas di dalamnya, sehingga Anda semakin menjadi profesional.

2. Temukan Mentor Kerja

Seorang mentor kerja dapat memberi saran dan bimbingan baik untuk Anda. Ini adalah harga tak ternilai untuk menumbuhkan kehidupan pribadi dan profesional Anda tanpa memerlukan banyak waktu.

Mentor terbaik adalah rekan kerja atau senior Anda di kantor. Mereka dapat mentransfer ilmu pengetahuan berharga yang terkumpul melalui pengalaman. Jika mereka mengenal Anda, kekuatan dan kelemahan Anda, mereka bisa mendorong Anda tumbuh dinamis, tak lagi stagnan.

Beberapa tempat kerja bahkan mengatur program mentoring formal berdasarkan jenjang karier. Senior-senior di divisi Anda, pertemuan dengan jaringan, grup alumni, dan Linkedln bisa menjadi media.

3. Gunakan Audiobook

Membaca buku sangat perlu dalam pembelajaran di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Sayangnya jam kerja membuat Anda tak sempat membaca. Audiobook membantu karena menjadi media pembelajaran alternatif.

Anda hanya membutuhkan telepon, ponsel,atau podcast untuk mendengarkan materi-materi pembelajaran yang dibacakan orang lain. Jadi, tidak ada alasan untuk mendengarkan dan belajar.

Mutia Ramadhani

Dampak Buruk Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental

Meningkatnya penggunaan media sosial (medsos) membuat masyarakat dapat lebih terhubung satu sama lain. Namun medsos rupanya punya efek buruk terhadap kesehatan mental penggunanya.

Di balik keuntungan yang ditawarkan, aktivitas medsos yang terlampau sering membuat penggunanya justru tidak bahagia dan terisolasi. Dilansir dari Independent, inilah enam dampak buruk medsos terhadap kesehatan mental:

1. Penghargaan Diri

Sebagian pengguna medsos senang mengumbar isi hati atau memposting foto-foto kesehariannya. Sedangkan sebagian pengguna lain memilih untuk tidak mempublikasikan di medsos.

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain di medsos lewat foto-foto indah Instagram mereka atau mengecek status asmaranya di Facebook membuat kita jadi kurang menghargai diri sendiri.

Studi yang dilakukan University of Copenhagen menemukan banyak orang terkena dampak ‘kecemburuan Facebook’. Dengan melihat kehidupan orang lain di Facebook, mereka merasa kurang puas dengan pencapaian hidupnya.

“Ketika kita membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain di medsos sama artinya dengan menetapkan standar kebahagiaan di atas kemampuan kontrol kita,” kata Tim Bono, penulis When Likes Aren’t Enough kepada Healtista.

2. Hubungan Antarmanusia

Sebagai manusia, berkomunikasi dan terhubung dengan manusia lain adalah hal yang penting. Akan tetapi, interaksi bisa berubah menjadi sulit ketika mata tak bisa berhenti menatap layar gawai. Kita lebih sibuk berhubungan dengan teman di dunia maya daripada teman di dunia nyata.

Penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiology meneliti kondisi 5.208 responden yang secara reguler menggunakan Facebook. Hasilnya diketahui makin sering bermain medsos maka semakin buruk efeknya terhadap kesehatan mental.

3. Kemampuan Mengingat

Medsos sangat menbantu penggunanya mendokumentasikan foto-foto kegiatan yang terjadi di masa lalu. Namun, hal tersebut dapat memengaruhi pengguna mengingat momen-momen dalam hidupnya.

Banyak orang menyesal karena menghabiskan terlalu banyak waktu mengedit foto-foto selama liburan di medsos. Padahal melihat langsung pemandangan dengan mata kita sendiri adalah pengalaman yang tak ternilai harganya.

“Jika perhatian kita habya tersedot untuk mencari cara agar foto yang diposting di medsos nampak menarik, maka kita telah menyia-nyiakan kesempatan menikmati pengalaman secara langsung,” jelas Bono.

Meningkatnya penggunaan media sosial (medsos) membuat masyarakat dapat lebih terhubung satu sama lain. Namun medsos rupanya punya efek buruk terhadap kesehatan mental penggunanya.

Di balik keuntungan yang ditawarkan, aktivitas medsos yang terlampau sering membuat penggunanya justru tidak bahagia dan terisolasi. Dilansir dari Independent, inilah enam dampak buruk medsos terhadap kesehatan mental:

4. Gangguan Tidur

Punya waktu tidur yang cukup merupakan hal penting bagi setiap orang. Namun terlalu banyak menggunakan ponsel dapat membuat waktu tidur jadi terganggu. “Bangun tidur dengan kecemasan yang kita lihat di medsos membuat otak terus menerus bekerja dan mengganggu kualitas tidur,” jelas Tim Bono, penulis When Likes Aren’t Enough.

Selain itu, cahaya yang dipancarkan ponsel bisa menekan hormon melatonin dan membuat kita lelah. Menurut Bono, sebaiknya jangan gunakan ponsel 40 menit menjelang waktu tidur. Dengan demikian kita dapat menikmati waktu tidur yang lebih berkualitas.

5. Memecah Perhatian

Berlebihan menggunakan medsos tidak hanya memengaruhi kinerja otak dalam menghadapi kecemasan. Aktivitas ini juga membuat konsentrasi terpecah.

Medsos memang menyediakan segudang informasi namun menjadikan penggunanya sulit fokus. “Medsos menyajikan banyak hiburan dan informasi yang dengan mudah diakses,” kata Bono. Namun jika kita tidak bisa berhenti mengecek ponsel setiap beberapa menit, hal itu akan memengaruhi konsentrasi dan ketekunan kita dalam bekerja.

6. Kesehatan Mental

Medsos tidak saja terbukti menurunkan kebahagiaan tetapi juga memicu penggunanya mengalami gangguan mental. Kecemasan dan depresi adalah contoh gangguan yang dialami bila kita tidak bisa mengontrol penggunaan medsos.

Pada Maret silam dilaporkan sepertiga generasi Z dari 1000 responden memutuskan untuk berhenti bermain medsos agar punya kehidupan yang lebih tenang. Sebanyak 41 persen di antaranya merasa tertekan karena melihat postingan kehidupan orang lain di linimasa medsosnya.

ANTARA

Saling Menasihatilah

Manusia tempatnya salah, mudah lupa. Sifat iman naik-turun. Manusia tidak luput dari masalah,  baik itu sebagai musibah ataupun ujian, dan lain-lainnya. Karenanya, kita  membutuhkan nasihat-nasihat yang terus-menerus, baik kita sebagai manusia muda atau pun manusia dewasa. Hal itu sangat penting agar kita tidak merugi.

Sebagainana firman Allah SWT dalam Surat Al-‘Ashr: 2-3: “Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran, dan saling menasehati untuk kesabaran.”

Sering sekali manusia melakukan kesalahan, baik karena  tidak tahu ilmunya atau tahu ilmunya tapi terbujuk rayuan setan  untuk berbuat salah.  Dua kondisi tersebut membutuhkan nasehat. Jika kondisi tidak tahu ilmunya diberi tahu ilmunya sambil dinasehati. Jika tahu ilmunya diingatkan sambil dinasehati. Untuk tahu ilmunya, butuh tips dan  trik tentunya. Yakinlah, jika berniat supaya manusia berbuat kebenaran, pasti ada jalannya.

Penasihat sendiripun butuh nasihat. Sebab,  walaupun tahu ilmunya, bisa juga melakukan kesalahan akibat terbujuk godaan setan.  Untuk kondisi ini, berarti penasihat butuh juga penasihat. Mencari penasehat adalah suatu solusi untuk kondisi ini. Penasihat dari penasihat pun membutuhkan nasehat, dan seterusnya mengingat sifat setan yang bersumpah sampai hari kiamat akan menggoda manusia untuk berbuat salah atau berbuat tidak berbuat benar. Tidak ada yang manusia yang tidak butuh nasehat.

Sifat lupa adalah manusiawi atau kodrati. Kondisi ini pun membutuhkan nasihat. Begitu pula halnya dengan iman, yang sifatnya naik-turun, manusia membutuhkan nasehat atau untuk mengingatkan.Tidak kalah pentingnya,  jika terkena masalah,  baik itu sebagai musibah ataupun ujian, seseorang sangat membutuhkan nasihat.

Berjamaah adalah salah satu dari solusinya. Dalam berjamaah atau majelis ilmu biasanya disebar nasihat-nasihat. Dari kondisi ini tentunya banyak nasehat yang dapat dimanfaatkan dan disesuaikan dengan nasihat yang dibuthkan. Saat ini, berjamaah dapat dilakukan dengan cara offline dan online.

Untuk lebih utama-nya berjamaah dilakukan secara offline, supaya juga ada unsur ukhuwah-nya atau sosialnya tumbuh. Jika tidak memungkinkan untuk berjamaah offline, karena alasan sibuk, paling tidak mengikuti berjamaah online. Sebab,  yang menjadi penting di sini adalah berjamaahnya, agar kita mendapatkan nasihat yang kita perlukan.

Dinasehati bukan berarti manusia itu bodoh, melainkan karena sifat-sifat manusia tersebut sehingga manusia membutuhkan nasihat.  Mari kita mencari komunitas jamaah dalam kebaikan. Mendekatlah dengan keluarga, carilah sahabat dan guru yang mengingatkan atau menasihati kebaikan, dan lain-lainnya sebagai sumber nasihat.

Rini Nuraini

Lakukan 7 Kebiasaan Baik Ini Sebelum Tidur

Rutinitas apa yang biasanya kamu lakukan sebelum tidur? Bermain gadget? Membaca buku? Atau makan? Tahukah kamu, kegiatan-kegiatan yang kamu lakukan sebelum tidur bisa memengaruhi kualitas tidur dan berdampak bagi kebugaran tubuh keesokan paginya. Nah, agar kamu bisa bangun dengan tubuh yang sehat, segar, dan bersemangat, yuk coba lakukan beberapa kebiasaan baik berikut, yaitu:

 Mandi

Buat kamu yang sering mengalami insomnia atau susah tidur, coba deh mandi dengan air hangat sebelum tidur. Menurut para ilmuwan, suhu tubuh ternyata sangat berpengaruh terhadap kualitas tidur. Mandi air hangat memiliki efek powering down yang membuat otot-otot di seluruh tubuh jadi rileks dan membuat kamu merasa tenang dan nyaman. Jadi, kamu pun bisa lebih mudah tertidur.

Matikan Gadget

Kebanyakan orang “zaman now” tidak bisa berhenti bermain gadget, bahkan ketika sudah waktunya untuk tidur. Padahal, cahaya yang terpancar dari gadget bisa mengurangi jumlah melatonin yaitu hormon dalam tubuh yang berfungsi untuk membuat kamu mudah tertidur. Bermain gadget juga bisa menyebabkan kecanduan yang justru bikin kamu malah semakin sulit untuk tidur. Jadi, sebaiknya matikan gadget minimal satu jam sebelum waktu tidur, supaya  kamu dapat mudah tertidur nyenyak dan terhindar dari insomnia.

Menulis

Buat kamu yang senang menulis, nah, kegiatan ini bisa jadi solusi jika kamu sedang enggak bisa tidur. Penelitian menunjukkan bahwa menulis sesuatu yang menjadi beban pikiran bisa bantu mengeluarkan dan membersihkan pikiran. Jadi, kamu bisa lebih mudah tertidur.  Selain itu, menulis jurnal juga dapat meningkatkan kemampuan otak. Bahkan kegiatan ini direkomendasikan oleh para ahli sebagai salah satu cara untuk membantu kamu tertidur.

Membaca Buku

Daripada bermain gadget, membaca buku adalah salah satu alternatif kegiatan yang baik sebelum beristirahat. Membaca buku dapat membantu pikiran rileks sehingga membuat memunculkan rasa kantuk dengan sendirinya.

Gunakan Baju yang Nyaman

Pakaian yang kamu kenakan ternyata berpengaruh terhadap kualitas tidur, lho. Menggunakan pakaian tidur yang longgar, bersih dan lembut membuat tidur jadi lebih pulas dan nyenyak. Buat para wanita, kamu juga disarankan untuk tidur tanpa bra agar peredaran darah menjadi lebih lancar.

Meditasi

Jika hari-hari kamu melelahkan dan bikin pikiran jadi stres, cobalah lakukan meditasi sebelum tidur. Kamu bisa memasang aromaterapi yang wanginya menenangkan, meredupkan lampu kamar, dan pejamkan mata selama beberapa saat agar pikiran menjadi lebih rileks. Meditasi bukan hanya bermanfaat untuk menghilangkan stress dan sakit kepala, tapi juga efektif membantu kamu untuk bisa tidur dengan nyenyak.

Minum Air Putih

Kita semua tahu bahwa air putih punya banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah menjaga kelembapan kulit saat kita tertidur. Minumlah minimal satu gelas air bersuhu normal (bukan air dingin) beberapa jam sebelum tidur, agar tubuh tetap terhidrasi.

Nah, sudah tahu kan kegiatan apa saja yang baik dilakukan sebelum tidur? Yuk,  mulailah lakukan 7 kegiatan tersebut setiap hari sebelum tidur untuk waktu istirahat yang lebih berkualitas. Punya masalah kesehatan yang mengganggu? Coba bicarakan saja dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter dan sampaikan semua keluhanmu melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Jadi, tunggu apa lagi?

Halodoc.com

6 Langkah Dorong Anak Gemar Membaca

Berapapun usia anak Anda, tidak pernah ada kata terlambat untuk mengembangkan cinta membaca buku kepadanya. Buat langkah-langkah kecil, namun signifikan ke arah yang benar sehingga membuatnya tertarik.

Di zaman modern dengan teknologi maju, mungkin sebagian besar orang tua juga kesulitan mengembangkan minat membaca buku. Dan untuk mengajari anak agar dapat cinta membaca, maka bisa dimulai dari orang tua yang kerap memegang buku.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua dilansir dari laman The Indian Express:

Perkenalkan Semenjak Kecil

Ada sejumlah besar buku yang tersedia yang dapat dinikmati bayi atau balita, buku kain, buku bertekstur, buku-buku papan atau buku-buku tahan air untuk dimainkan ketika mereka sedang mandi. Masing-masing buku ini memberikan pengalaman yang menstimulasi untuk anak dan memperkenalkannya ke dunia buku dengan cara yang menyenangkan dan menarik. Saat ia semakin tua, perkenalkan dia untuk menggambar buku atau cerita lucu.

Baca dengan Keras

Sisihkan 10 menit dari jadwal harian Anda untuk membaca. Cerita pengantar tidur biasanya berhasil membawanya ke tempat tidur tepat waktu, serta memperkenalkannya ke dunia imajinasi. Biarkan dia memilih cerita setiap malam. Jangan terkejut jika dia memilih cerita yang sama berulang kali, karena anak-anak suka pengulangan. Ubah suara Anda menjadi singa yang mengaum atau tikus melengking bernada tinggi.

Kelilingi Anak dengan Buku

Jangan beli buku dan simpan di rak tinggi yang tidak bisa dijangkau. Anak Anda harus dapat melihat dan menyentuh buku setiap kali dia memilih. Jaga buku-buku ini sejajar dengan mata. Jika Anda memiliki ruang, buat sudut baca untuknya.

Jadilah Teladan

Tidak masalah jika Anda membaca novel Dewi Lestari terbaru atau jika Anda membaca buku sejarah. Selama Anda memiliki buku di tangan, anak Anda akan merasa terdorong untuk mengambil buku sendiri. Temukan seorang penulis atau genre yang Anda sukai, dan luangkan waktu untuk membaca sendiri juga.

Tingkatkan Kosa Katanya

Mainkan permainan kata dengannya. Gunakan kata-kata deskriptif dalam bahasa sehari-hari Anda. Semakin banyak kosakata yang Anda gunakan saat berbicara dengannya, semakin besar kata-kata yang akan ia miliki ketika ia akhirnya mulai membaca. Kemudian, ketika menemukan sebuah kata, dia akan tahu apa artinya ketika telah mendengarnya sebelumnya.

Jangan Berhenti Membaca untuk Anak

Begitu seorang anak belajar membaca, orang tua cenderung berhenti membaca keras kepada mereka. Ubah buku yang Anda baca kepadanya. Pilih buku yang sesuai dengan usia, dan gunakan ritual cerita tidur Anda untuk membacakan sebuah bab untuknya. Imbaulah dia untuk membaca bab berikutnya, dan memberi tahu Anda apa yang terjadi.

Rossi Handayani

10 Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan Tubuh Dan Kecantikan

Buah naga, buah yang terkenal akan begitu manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia. Buah yang berasal dari salah satu jenis kaktus ini cukup unik. Sebelum menjadi buah, bunga buah naga mulai bersemi sejak sore hingga malam hanya untuk layu ketika terkena sinar matahari. Karena keindahan bunganya, seringkali bunga buah naga mendapat julukan “moonflower” atau “Queen of the night”.

Fisik dari buahnya pun tergolong unik, mulai dari kulitnya hingga dagingnya. Beberapa mungkin terbiasa dengan penampilan buah naga dengan kulitnya yang berwarna merah, namun ada juga buah naga yang berkulit kuning dan memang hampir sama sekilas dengan nanas. Bagian dalamnya pun ada yang berwarna ungu dan ada yang berwarna putih. Tampilan bagian dalam buahnya hampir sama dengan kiwi, yakni terdapat biji hitam kecil-kecil yang juga bisa dimakan.

Buah naga ini asli dari Amerika Tengah, namun juga berkembang dan diekspor dari beberapa negara Asia Tenggara, seperti Thailand dan Vietnam. Hylocereus undatus, bahasa latin dari buah naga, merupakan buah dengan rendah kalori namun menawarkan banyak sekali nutrisi termasuk vitamin B dan C, fosfor, protein, kalsium, fiber, captin, dan antioksidan.

Beberapa orang mengira bahwa buah naga dengan daging putih dan merah berbeda, namun sebenarnya sama-sama bernutrisi bagi tubuh. Manfaat buah naga akan kita pelajari lebih lanjut.

Membantu Mengurangi Berat Badan

Mengisi perut dengan makanan kaya akan serat serta rendah kalori yakni buah naga ini akan membuat perut Anda terus merasa kenyang tanpa perlu takut akan bertambahnya berat badan. Selan itu buah naga juga akan membuat pencernaan semakin lancar karena mengandung banyak air.

Camilan Sehat Bagi Anda Yang Sedang Berdiet

Sama halnya dengan poin pertama, bagi Anda yang sedang berdiet baik untuk menurunkan berat badan maupun untuk menjaga berat badan ideal Anda, mak tidak salah jika Anda memanfaatkan manfaat buah naga untuk diet. Mengkonsumsi buah naga secara teratur akan membuat perut Anda terus merasa kenyang tanpa takut tubuh akan melar.

Membantu Proses Detoksifikasi

Sebagai sumber antioksidan, buah naga dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh sehingga proses detoksifikasi (pengeluaran racun dalam tubuh)akan berjalan lancar.

Mampu Mencegah Kanker

Sama seperti buah merah lainnya, buah naga mengandung lycopene. Lycopene, yang bertanggung jawab sebagai penyedia warna merah pada buah naga, telah terbukti dapat merendahkan risiko terkena kanker prostat.

Tidak hanya lycopene, buah naga juga kaya akan antioksidan hytoalbumin yang membantu pembentukan radikal bebas karsinogenik dalam tubuh. Buah ini juga kaya serat, kalsium, fosfor, dan vitamin C dan B2, serta yang membantu mengeluarkan racun logam dari tubuh yang beberapa di antaranya dapat menyebabkan kanker.

Mampu Mencegah Diabetes

Sifat antioksidannya ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya diabetes melitus karena dapat membunuh sel jahat yang biasanya dihasilkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Buah naga juga aman bagi penderita diabetes karena kadar gulanya yang sangat kecil.

Mampu Mencegah Tekanan Darah Tinggi Dan Serangan Jantung

Lycopene, selain berfungsi sebagai pencegah kanker juga berfungsi sebagai penurun tekanan darah serta mencegah penyakit jantung seperti serangan jantung mendadak karena biji dari buah naga kaya akan lemak omega 3 dan omega 6 yang dapat membantu meringankan gangguan kardiovaskular.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat buah naga untuk sistem kekebalan tubuh merupakan efek samping dari buah naga yang banyak mengandung nutrisi dan gizi. Selain itu, dengan rajin mengkonsumsi buah naga, maka proses penyembuhan baik luka luar maupun luka luar akan semakin cepat pula.

Meningkatkan Nafsu Makan

Vitamin B1 dan B2 yang ada pada buah naga akan membuat nafsu makan menjadi meningkat jika rutin mengkonsumsi buah naga terutama untuk anak-anak yang biasanya susah makan. Memang bertolak belakang dengan manfaat buah naga untuk diet, namun bagi Anda yang diet, cukup dengan mengganti makanan sehari-hari dengan buah naga yang juga mengenyangkan tanpa takut tubuh melar.

Membantu Masalah Pencernaan

Untuk membersihkan pencernaan Anda, makanlah buah naga. Kandungan fiber atau serat yang tinggi dapat membantu pencernaan dan mengobati konstipasi atau sembelit. Dengan memakan dagingnya yang juga mengandung protein baik, dapat membuat badan Anda sehat dan segar.

Menunda Penuaan Dini

Manfaat buah naga untuk kecantikan adalah dengan memperlambat penuaan diri. Hal ini dikarenakan antioksidan yang akan membuat kulit tetap kencang dan beregenerasi dengan baik.

Membantu Meringankan Batuk Dan Asma

Biji dari buah naga kaya akan lemak omega 3 dan omega 6 yang dapat membantu meringankan gangguan respirasi sehingga bagi Anda yang menderita asma atau sedang batuk tidak berhenti-berhenti, maka akan sedikit terobati. Namun bukan juga bisa dikatakan bahwa buah naga merupakan obat dari asma.

Membantu Pertumbuhan Dan Kesehatan Tulang Serta Melancarkan Peredaran Darah

Kalsium yang ada dalam buah naga akan menjaga kesehatan tulang dan gigi Anda. Dan juga zat besi serta fosfor akan membantu melancarkan peredaran darah dan membantu memperbaiki jaringan yang rusak dalam tubuh.

Orangtua Kini Makin Mudah Pantau Tontonan Anak dengan YouTube Kids

Para orang tua yang menggunakan aplikasi YouTube Kids di gadget untuk memberikan video yang layak tonton bagi anak kini memiliki lebih banyak opsi untuk memilih jenis tontonan.

Ini karena Google menanamkan serangkaian fitur content control baru dalam update teranyar YouTube Kids. Para orangtua kini bisa memilih secara manual video atau kanal mana saja yang bisa ditonton oleh anak.

Google turut menyediakan koleksi video dan kanal dari sumber-sumber yang sudah dipastikan ramah anak, seperti Sesame Workshop dan tim kurasi YouTube Kids, untuk semakin mempermudah orangtua dalam menyisir pilihan yang ada.

“Dari koleksi kanal milik partner terpercaya hingga memungkinkan orang tua memilih video dan kanal secara manual, kami memberikan kendali lebih kepada para orang tua,” ujar Product Director YouTube Kids James Beser.

Selain itu, apabila orang tua mematikan fungsi search di dalam aplikasi, YouTube Kids juga hanya akan menyajikan video-video yang sudah ditinjau dan diloloskan oleh tim kurasi YouTube Kids di kolom rekomendasi.

Khusus untuk wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Asia, Google turut memberikan fitur signed-in profiles sehingga para orang tua bisa membuat profil individual bagi masing-masing anak di perangkat yang sama.

YouTube Kids sendiri adalah aplikasi mobile yang berdiri sendiri, terpisah dari aplikasi YouTube reguler. Aplikasi yang dirancang agar ramah anak dalam artian hanya menyajikan konten-konten yang pantas untuk orang di bawah umur ini pertama kali diluncurkan pada 2015.

Semenjak hadir, YouTube Kids diklaim telah mengumpulkan lebih dari 70 miliar view video dan digunakan oleh 11 juta keluarga di seluruh dunia.

Oik Yusuf

Ketika Media Sosial Menjadi “Agama” dan “Kitab Suci” Baru

INDONESIA baru mengenal demokrasi yang sebenar-benarnya 20 tahun lalu, tepatnya tahun 1998 ketika terjadi pergolakan dan terjadi wolak-waliking perpolitikan Indonesia. Tahun 1999 pidato pertanggungjawaban Presiden Habibie ditolak oleh MPR/DPR, Presiden Habibie turun.

Kemudian Pemilu 1999 berlangsung dan mulailah era hobi bergaduh politik di Indonesia. PDI-P menang, namun pihak-pihak dan golongan yang tersenggol kepentingan dengan segala cara, termasuk menggunakan alasan agama untuk menyingkirkan lawan politik.

Di sinilah pertama kali agama dijadikan kemasan politik. Terbentuklah Poros Tengah dan menggeser Megawati yang sedianya menjadi presiden perempuan pertama di Indonesia ketika itu. Poros Tengah menarik Gus Dur menjadi Presiden Republik Indonesia Ke-4.

Poros Tengah salah kalkulasi dan salah prediksi, ternyata karakter Gus Dur membuat morat-marit dunia persilatan politik Indonesia ketika itu.

Dur diturunkan karena nyaris mengeluarkan dekrit pembubaran parlemen. Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden Republik Indonesia Ke-5 sekaligus menjadi presiden perempuan pertama Republik Indonesia.

Di era Megawati digodok aturan baru pemilihan presiden secara langsung untuk tahun 2004. Kita semua menyaksikan gegap gempitanya pilpres langsung pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia.

Walaupun Demokrat bukanlah pemenang Pemilu 2004, tapi gebrakan perolehan suara partai pendatang baru sudah mengejutkan jagat politik Indonesia dan tidak menghalangi Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Presiden Republik Indonesia Ke-6 sekaligus presiden pertama hasil pemilihan langsung.

Pilpres langsung pertama ini ada lima pasangan calon: Wiranto-Salahuddin Wahid, Megawati-Hasyim Muzadi, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, dan Hamzah Haz-Agum Gumelar.

Di tahun 2003-2004 belum ada media sosial seperti hari ini. Yang ada maksimal blog dan beberapa situs pertemanan ‘tradisional’ era pra-Facebook dan juga beberapa chatroom (MSN, Yahoo Messenger, ICQ, mIRC).

Kehebohan gegap gempita pemilihan presiden langsung pertama kali di Indonesia hanya bisa kita ikuti di media massa arus utama, internet masih merupakan ‘barang mewah’ hanya tersedia cukup luas di rumah-rumah dengan provider layanan internet terbatas (dial dan kemudian terdengar suara berkeciap sebelum tersambung internet), sementara platform seluler masih jarang dan sangat mahal. Tentu saja kecepatan internet ketika itu jauh jika dibandingkan sekarang.

Perlahan terjadi perubahan yang luar biasa cepat dimulai dengan masuknya Facebook ke Indonesia sekitar tahun 2007-2009, dan mulai terjangkaunya internet di platform seluler oleh masyarakat lebih luas.

Di Pemilu 2009 pemilihan presiden langsung untuk kedua kalinya, Demokrat menang dan SBY melanjutkan periode kedua pemerintahannya. Di masa ini, sudah mulai terjadi polarisasi seteru para pendukung calon presiden pilihannya karena pilihannya hanyalah tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden; SBY-Budiono, Megawati- Prabowo, JK-Wiranto, dibandingkan dengan Pilpres 2004.

Dengan hanya tiga pasangan calon otomatis para pendukungnya lebih mengerucut mendukung pasangan calon masing-masing. Namun jagat virtual belumlah segaduh hari ini. Dengan koalisi-koalisi tiga pasangan calon, kekuatan politik sebarannya lebih merata.

Pada waktu pemilihan presiden 2009 baru dimulai ‘demam’ orang Indonesia berinteraksi dengan yang disebut BBM – BlackBerry Messenger. Saat ini baru berinteraksi, belum bersosialisasi apalagi bergedubrakan di media sosial ataupun grup seperti hari ini.

Facebook sudah ada namun hanya di laptop atau desktop (kebanyakan akses justru di kantor). Produk bergambar apel kroak, iPhone, masih di generasi awal-awal dan merupakan barang papan atas yang tidak semua orang sanggup membelinya dan di masa itu masih kalah jauh dengan demam BlackBerry.

Berita dan komunikasi yang berseliweran di BBM kadar nyinyirnya masih sangat-sangat rendah. BBM menggunakan PIN khusus yang harus ditanyakan dan ditambahkan serta disetujui atas seizin yang bersangkutan, sehingga tidaklah semasif grup-grup WhatsApp seperti hari ini.

Kemudian datanglah dentuman masif media sosial itu! Momentum awal adalah Pilkada/Pilgub DKI Jakarta 2012. Tahap awal pengenalan ‘mainan baru’ media sosial, tidaklah menimbulkan riak gelombang.

Berikutnya adalah Pilpres 2014, di tahun inilah bentuk-bentuk baru bermunculan, hoaks, penyesatan informasi, caci maki terbuka sampai editing foto dan artikel juga dihalalkan.

Ada kubu yang menghalalkan segala cara termasuk menerbitkan tabloid khusus menggempur salah satu pasangan capres-cawapres. Tidak kalah militannya adalah kubu yang di-framing dengan tabloid tersebut. Fanatisme dan militansi dua kubu setara dan setanding.

Dan puncaknya adalah Pilkada DKI 2017, dunia internasional menyaksikan sontak di Indonesia muncul “agama” baru, yaitu media sosial beserta “nabi-nabi”-nya. Baik yang mendeklarasikan diri sendiri sebagai “nabi-nabi” baru media sosial dengan segala gelarnya ataupun yang ditahbiskan oleh para pengikut “agama” baru itu.

Dua kubu sama-sama militan dan fanatik, saling mengejek sudah menjadi keseharian “agama” baru ini. Cebong, IQ200 sekolam, bani taplak, bani serbet, bumi datar, dan masih banyak lagi.

Semuanya tidak sadar sebenarnya sedang diperdagangkan oleh para pemilik big data “agama” baru media sosial tersebut. Anda pengguna Facebook aktif? WhatsApp dan segenap grupnya? Instagram? Twitter? Line?

Sadarkah Anda apa yang nampak di halaman-halaman “kitab suci” media sosial itu adalah targeted preferences? Mesin pencari (Google. Yahoo, Bing, Baidu) newsfeed, Facebook newsfeed dari wall teman-teman, berita di seluruh “renungan harian “kitab suci”” (linimasa) media sosial adalah berita yang Anda sukai.

Berita atau informasi yang bertentangan dengan preferensi Anda tidak akan muncul di halaman media sosial Anda.

Contoh: untuk para pengguna pendukung petahana Presiden Joko Widodo akan melihat semua hal positif dan baik pemerintahan Jokowi dan yang jelek-jelek dari kubu oposisi. Sebaliknya, untuk para pengguna pendukung Prabowo, akan melihat semua yang positif tentang Prabowo dan semua yang jelek tentang Jokowi. Sadarkah Anda?

Yang menjadi masalah di sini adalah jika big data media sosial tadi kemudian diolah menjadi senjata kampanye digital seperti yang terjadi dalam Pilpres Amerika Serikat, Hillary Clinton vs Donald Trump.

Cambridge Analytica mengolah data 87 juta pengguna Facebook (termasuk 1 juta-sekian pengguna Indonesia) untuk diumpankan ke newsfeed masing-masing layar targeted pengikut “agama” baru (media sosial) itu.

Konon, pemesan kampanye digital tersebut adalah dari Kubu Trump, yang muncul di publik Amerika adalah semua hal yang negatif tentang Hillary Clinton dan semua yang positif tentang Donald Trump.

Alhasil kita semua tahu hasilnya hari ini. Sebegitu masifnya kampanye digital yang tidak mengenal batasan halaman cetak dan waktu terbit, terbukti merasuki alam bawah sadar ataupun atas sadar para pemilih Amerika.

Who knows, ketika heboh referendum Brexit (British Exit) yang menghasilkan keluarnya Inggris dari Uni Eropa juga dipengaruhi dari preferential targeted audience/viewer? Dari semua jajak pendapat mayoritas tidak setuju keluar dari UE, warga Inggris kaget dan menyesal kenapa hasil referendum justru kebalikannya.

Akan terus terseretkah Anda semua dalam tarikan magis “agama” dan “kitab suci” baru ini? Sebagian besar pengikut “agama” baru sangat mengimani kebenaran semua “sabda” dan “fatwa” halaman-halaman “kitab suci” “agama” baru ini.

Self-awareness mutlak diperlukan. Selain itu kematangan intelektual dan kematangan pemahaman dunia digital masyarakat Indonesia bisa dibilang masih sangat rendah. Bahkan negara superpower seperti Amerika Serikat tidak steril dari terpaan “agama” baru serta “kitab suci agama” baru ini, bagaimana Indonesia?

Hanya bisa berharap dan berdoa semoga Pemilu dan Pilpres 2019 Indonesia dijauhkan dari tsunami pengaruh negatif media sosial ini yang sudah menjadi semacam “agama” dan “kitab suci” baru di negeri ini. God bless Indonesia.

Aji Chen Bromokusumo