Meraih Profit dengan Kewirausahaan Sosial

Tak banyak bisnis yang dijalankan pengusaha memiliki orientasi sosial dan pengembangan masyarakat. Bisnis lebih cenderung untuk meningkatkan keuntungan finansial ketimbang harus repot-repot memikirkan pengembangan komunitas ataupun masyarakat.

Tetapi kondisi itu tidak mutlak. Ada pihak-pihak yang menjalankan kegiatan wirausaha sosial atau social entrepreneurship. Kegiatan ini adalah sebuah usaha bisnis yang orientasi utamanya adalah pengembangan masyarakat dan komunitas. Tentunya tanpa mengenyampingkan keuntungan finansial yang bisa didapat.

“Indonesia memiliki banyak pelaku wirausaha sosial. Hanya saja mereka tidak memiliki akses yang cukup, sehingga tak banyak orang yang tahu,” ujar Programme Manager British Council Fajar Anugrah saat konferensi pers Community Entrepreneurs Challenge di Hotel Aston.

Menurutnya, aksi dari wirausaha sosial justru bisa mengembangkan masyarakat dengan lebih optimal, dan tak menutup kemungkinan untuk bisa memberikan pemasukan bagi negara. “Sayangnya banyak juga pihak-pihak yang tidak sadar mereka sedang melakukan wirausaha sosial, sehingga tidak berkembang dengan optimal,” cetus Fajar.

Ia juga menambahkan, keuntungan dari wirausaha sosial tak dilihat dari keuntungan finansial semata, tetapi juga dari pelestarian budaya, pelestarian lingkungan, dan lagi-lagi pemberdayaan masyarakat itu sendiri.

KOMPAS.com

READ  "Esteem Economy", Ketika Setiap Orang Haus Pengakuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *