Semangat jadi Pembelajar Sepanjang Hayat Berbagi lewat “TedX Youth”

Sekolah Sinarmas World Academy (SWA) berbagi inspirasi melalui ajang “TEDX Youth @SWA” yang diadakan di SWA, BSD, Tangerang Selatan.

“TedX adalah tentang membawa suara komunitas. Dari platform internasional kami coba menghadirkan ide-ide penting, isu-isu penting dari komunitas lokal. Kami berharap kita bisa saling berbagi ide dan berpartisipasi membangun ide-ide tersebut dalam komunitas,” jelas Hayden guru pendamping sekaligus penggagas acara ini.

Acara ini rutin diadakan satu tahun sekali dengan menghadirkan pembicara dari beragam profesi dan latar belakang untuk berbagi inspirasi atau mengangkat beragam isu terkini yang dekat dengan orang muda.

Berbagi Inspirasi dan Isu Lokal

Beberapa pembicara dihadirkan antara lain; Karisha Alifputri (finalis Abnon 2016), Jerry Aurum (fotografer), Tjahjanto (sutradara), Rina Prasetyawati (HR dan relawan), Ben Persons (guru dan pemerhati pendidikan) dan Thomas behrenbeck (dokter kardiologi).

Tema dan isu yang diangkatpun beragam mulai dari pembelajaran dari kebencanaan, inspirasi dunia profesi kekinian dari dunia film dan fotografi, isu perubahan iklim hingga perkembangan teknologi kedokteran.

“Dari sisi pendidikan, kami ingin menghadirkan isu-isu terkini kepada para anak muda di sini, khususnya siswa. Dalam kesempatan ini siswa dan guru bertemu dengan para pembicara, diharapkan ini dapat menjadi inspirasi bagi mereka. Hal ini sangat relevan bagi siswa,” ujar Hayden kepada Kompas.com.

Pembelajar Sepanjang Hayat

Melalui event TedX Youth ini SWA ingin membangun kemampuan siswa, tidak hanya dalam bidang akademik namun juga kompetensi lain yang dibutuhkan siswa agar siap dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Hayden menjelaskan tujuan utama adalah agar siswa dapat menemukan ide-ide relevan sehingga nantinya para siswa dapat membawanya ke dalam kelas, mendiskusikannya dengan teman dan guru dan membuka dialog kritis.

Diharapkan apa yang ditampilkan para pembicara ini dapat memberikan dampak dan inspirasi bagi siswa. Menjadi perayaan dan pernyataan ide-ide besar untuk memberikan kontribusi bagi komunitas atau lingkungan sekitar.

Pembelajar Sepanjang Hayat

“Kami memiliki kurikulum seimbang antara pengembangan akademis dan juga softskill. Kami tidak hanya memberkali siswa dengan kemampuan akademis tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan agar mereka siap menghadapi masa depan seperti: kreatifitas, berpikir kritis, kemampuan komunikasi dan kolaborasi,” tegas Hayden.

Harapannya, siswa memiliki pondasi atau landasan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, ujarnya.

Penanaman semangat pembelajar ini tidak hanya dilakukan dalam event khusus saja tetapi terintegrasi dalam pembelajaran setiap hari. “Konsepnya bagaimana guru menjadi kreatif agar siswa terdorong untuk berpikir kritis dan kreatif seperti yang kami lakukan dalam event TedX ini,” tambahnya.

Melatih Soft Skill Siswa

Itu mengapa, kegiatan ini dilaksanakan seluruhnya oleh organisasi siswa yang tergabung dalam “TedX Youth”. “Kami mempersiapkan seluruhnya mulai dari mengundang pembicara dan audiens, mencari sponsorship, menyiapkan lokasi, hingga terakhir mengumpulkan umpan balik terhadap acara ini,” cerita Vincent Sugiarto ketua panitia TedX Youth @SWA.

Acara yang dipersiapkan lebih dari 6 bulan, menurutnya, tidak hanya melatih kemampuan siswa dalam melaksanakan kegiatan namun juga melatih untuk berpikir kritis, kreatif, kemampuan komunikasi dan juga kolaborasi.

Di sela-sela acara selama jeda istirahat, para siswa SWA juga menampilkan kemampuan mereka untuk menampilkan kolaborasi musik tradisional (kolintang dan angklung) dalam memainkan lagu-lagu kekinian milenial.

Yohanes Enggar Harususilo

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *