Posts

Manfaatkan Media Sosial untuk Kembangkan Karier

Membuka media sosial sering menjadi pengalih perhatian saat kita merasa lelah dan jenuh menghadapi tumpukan pekerjaan. Lebih dari itu, sebenarnya kita bisa memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan karier.

Caranya juga bukan cuma menyebarkan resume lewat LinkedIn atau menemukan komunitas hobi supaya lebih akrab dengan si bos.

Memastikan profil kita terlihat profesional adalah langkah pertama yang bisa kita lakukan. Menurut direktur senior pengembangan dan marketing Hootsuit untuk Asia Pasifik, Roger Graham, membangun “brand profesional” diri bisa dicapai dengan melakukan langkah-langkah berikut.

1. Kepemimpinan

Pertama-tama, identifikasi posisi yang ingin dicapai untuk karier profesional dan mulailah membuat konten untuk menampilkannya.

“Ini bisa berarti menunjukkan keahlian spesifik kita atau arah yang diinginkan untuk karier,” jelas Graham.

Dia menyarankan agar kita sering mengikuti acara yang melibatkan para pemimpin industri dan pembuat opini tentang topik yang “panas” seputar industri yang kita geluti.

Cara ini akan memperluas pengetahuan dan menjadikan kita selangkah lebih maju.

2. Kurasi Konten

Permudah pengikut media sosial kita dengan membuat daftar konten. Idealnya, kita berbagi postingan secara rutin agar orang memperhatikan. Tapi, jangan terlalu sering agar tidak membanjiri “feed” media sosial teman kita.

“Ini bisa dilakukan dengan membuat artikel berita yang menarik, komentar singkat tentang berita atau menulis opini tentang sebuah hal,” kata Graham.

3. Perluas Jangkauan

Bagikan karya kita di berbagai platform media sosial. Cara ini akan memperluas jaringan yang berbeda, orang-orang baru, dan kesempatan yang lebih luas.

“Jika konten kita seiring dengan perusahaan tempat bekerja, ini memungkinkan untuk membaginya dengan pihak perusahaan, jadi tetap perluas jangkauan,” papar Graham.

4. Bersosialisasi

Kita tak boleh melupakan bahwa fungsi media sosial adalah untuk saling bersosialisasi. Jadi, manfaatkan ini dengan baik.
“Jangan sungkan untuk terlibat dengan konten orang lain, menyebarkan pemikiran teman, dan tanggapi orang-orang yang terlibat dalam jaringan pertemanan kita,” papar Graham.

Menurutnya, ini adalah langkah penting dalam membangun jaringan yang lebih luas.

Ariska Puspita Anggraini