Posts

4 Sinyal Tak Biasa dari Tubuh Ketika Kamu Sedang Stres

Stres bisa datang dari mana saja. Masalah pekerjaan hingga rumah tangga, atau bahkan sekadar macet di perjalanan saja sudah bisa bikin seseorang stres.

Sayangnya, tak sedikit dari kita yang menyepelekan stres. Padahal, tubuh akan mengirimkan sinyal ketika kita stres agar bisa beristirahat dan rileks sejenak.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 sinyal dari tubuh yang menandakan kamu stres dan butuh istirahat:

1. Sakit Perut

Pelepasan hormon kortisol saat stres sangat memengaruhi saluran cerna. Sakit perut, mual, hingga masalah lambung rentan menyerang ketika kamu sedang stres.

2. Sulit Mendengar

Selain perut, hormon stres juga memengaruhi penerimaan gelombang suara pada koklea di telinga. Saat stres, kamu bisa saja sulit mendegar dan mengalami gangguan pendengaran.

3. Lemot

Stres juga memengaruhi fungsi otak lho. Orang yang stres akan sulit berkonstrasi, sulit mengingat, lemot, dan cenderung mengambil keputusan yang buruk.

4. Gatal-gatal

Stres menyebabkan fungsi saraf lebih peka. Hal ini menyebabkan kamu lebih mudah merasa gatal dan geli jika sedang stres.
Muhamad Reza Sulaiman

Demi Kesehatan Mental, Ini 4 Tips untuk Tidak Overthinking

Pernahkah kamu khawatir dengan apa yang kamu pikirkan? Membayangkan sesuatu yang sebenarnya belum terjadi, memutar kembali apa yang membuatmu sedih dan memprediksi hal-hal negatif atas apa yang kamu pikirkan?

Ya, kebanyakan mikir alias overthinking merupakan kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam untuk memikirkan hal-hal yang belum tentu bermanfaat. Ini berbeda dengan sifat pemikir, sifat pemikir cenderung memikirkan hal-hal yang memang perlu dipikirkan.

Terlalu banyak memikirkan hal-hal seperti itu sebenarnya berdampak yang buruk bagi kesehatan mental. Untuk itu ikuti tips berikut untuk mengatasi overthinking, seperti dikutip dari Times of India:

1. Olah Raga

Ketimbang memikirkan sesuatu yang belum pasti, lebih baik pindahkan pikiranmu ke tubuh untuk melakukan latihan fisik. Seperti misalnya, berlari, yoga, berenang, dan zumba. Lakukan segala bentuk latihan yang Anda nikmati.

Itu akan bermanfaat pada dua hal. Pertama, membantu Anda keluar dari pikiran negatif Anda, dan kedua, itu akan menyeimbangkan hormon Anda. Berolahraga menurunkan hormon stres, dan melepaskan hormon bahagia, serta meningkatkan suasana hati Anda secara instan.

2. Tarik Napas Dalam-dalam

Menarik napas dalam-dalam bisa membantu tubuh menjadi relaks dan meremajakan pikiran Anda. Seiring berjalannya waktu, dan dengan latihan yang teratur, pernapasan dalam yang terfokus meningkatkan konsentrasi dan pikiran secara keseluruhan.

3. Dance

Tak sedikit dari kita yang menjalani hidup terlalu serius. Padahal, segala sesuatunya tidak separah seperti apa yang Anda pikirkan. Oleh karena itu, belajarlah untuk menganggap enteng pada sesuatu dan nikmati prosesnya. Hal ini bisa dilakukan, salah satunya dengan dance atau berjoget.

4. Pikirkan Sekarang

Pikiran ini terkadang terlalu aktif memikirkan tentang masa lalu atau masa depan. Lebih baik, pikirkan dulu yang sekarang, agar Anda dapat melepaskan apa yang tidak dapat Anda kendalikan.

Ini tidak berarti bahwa Anda langsung menjadi tidak menyadari apa yang telah terjadi atau apa yang akan terjadi. Ini lebih merupakan kesadaran bahwa masa lalu tidak dapat berubah dan masa depan belum terjadi.

Suherni Sulaeman